Bandung: Pertama Kali Backpacker!

03.13

Halo semua!
iya, bener, gue suka jalan-jalan eh tapi sama keluarga, dan khusus untuk merayakan pergantian tahun, gue mau mencoba mandiri, dan juga sesuatu yang beda, biar ga manja-manja banget hahaha.
Tapi gue ga sendiri (untungnya), gue bareng temen gue Vero, Monis, dan ga ketinggalan Anni, kembaran gue.

HARI PERTAMA

Kita mencoba naik bus dari Cilegon ke Kali deres tapi turun di Tangerang biar bareng sama monis yang dari karawaci, baru deh dari Tangerang langsung ke Bandung dengan cost +- 80.000 if i'm not mistaken. Yang kalian harus tau, kita semua masih perdana guys naik bus jauh-jauh bareng temen, dengan modal nekat dan niat akhirnya jadi juga perjalanan kita (dengan tingkat kemageran yang ga stabil)

Akhirnya kita sampai di Bandung +- jam 16.00. Kita langsung pesen go-car (bukan promosi) dan menuju tempat penginapan kita. Kita nginep di Rhapsodic, deket daerah gedung sate. Kalo dipikir-pikir ini tempat mirip banget sama Grogol hahaha, soalnya ini tempat dipenuhi dengan kos-kosan karena deket dengan kampus.

dan setelah sampai, kita istirahat dan pergi lagi habis maghrib, ke daerah gedung sate, dan makan di di daerah cisangkuy, kita disana juga nyobain Yogurt Cisangkuy, dan Sate yang dipinggir jalan, nice taste dan juga murah lol.






HARI KEDUA

Ini hari semua rencana kita harus terlaksana, karena kita cuma stay disini 3 hari 2 malem termasuk pulang-pergi, jadi ini hari full buat kita jalan-jalan. Pagi-pagi kita siap-siap sekitar jam 7 untuk menuju ke Tebing Keraton di daerah dago pakar, sebenarnya gue udah pernah ke dago pakar untuk makan di cafe d'pakar bareng orang tua waktu itu, tapi gue ga kepikiran kalo kita luruuuus terus itu kearah Tebing Keraton, ga jauh juga loh padalah!

Kita ga bisa langsung menuju tempatnya, harus naik ojek atau jalan kaki untuk kesana, sekitar 2 km, karena jalannya sempit dan ga ada tempat parkir buat mobil diatasnya. Kita maksain diri untuk jalan kaki karena ojeknya mahal, mereka nawarin 50ribu pertama kali untuk kesana, per orang loh bukan per motor. Tapi karena ojeknya tiba-tiba nawar sendiri jadi 20ribu yasudah kita naik deh, dan pas banget waktu nyampe tiba-tiba hujan, eh buset, ga kebayang kan kalo jalan kaki terus? smh

Tapi, semua itu terbayarkan kok, dengan sejuknya pemandangan diatas, dan masih ada kabut juga, jadi makin adem aja, dan jangan lupa kalian kalo mau kesini pakai jaket ya! jangan kayak gue yang cuma pakai kimono hahaha, tapi ga dingin juga kok guys, cuma adem aja lol














Setelah itu, kita langsung menuju The Lodge Maribaya, tempatnya ga lumayan jauh dari sini. Kita kesana naik ojek gayoran, can you imagine that?! dan sekedar share aja harga untuk menuju Tebing, lalu Maribaya, lalu ke jalan raya dago atas memakan harga Rp 200.000 per orang, bukan per motor, dan kita gayoran pula, ya diambil hikmah aja, padalah awal kesepakatan bukan segitu, tapi ya mau gimana lagi, kita positif thinking aja karena ga banyak orang yang mau kesana naik ojek, gue juga liat banyak yang memutuskan jalan kaki 2 km, dan karena kita cuma cukup sekali aja kesini yaudah kita kasih aja yang mereka mau.

Gue lupa tiket masuk ke The Lodge Maribaya berapa, kalian bisa cari sendiri yaaa, dan seperti yang dibayangkan makin sore makin rameeee sekali, dan kita cuma foto disatu tempat, apalagi yang ayunan itu ngantrinya naudzubillah, karena kita masih ada destinasi lain, jadinya kita gamau menghabiskan banyak waktu disini, yang penting sekedar tau tempatnya seperti apa.





 Dan setelah kita puas liat-liat dan kaki sudah tidak bisa diajak kompromi, akhirnya kita pergi ke Paris Van Java untuk makan siang dan sore, sekalian jalan-jalan hahaha (tetep ya ke mall)

Malem nya kita diajak Vero ketemuan sama temennya dan kita makan di Kandang Monyet, ga jauh ternyata dari tempat kita nginep. Dan berlanjut makan lagi ke Sate Cisangkuy!

HARI KETIGA

Hari terakhir kita dibandung! seperti biasa ga ada planning kemana-kemana karena kita berniat untuk sampai di rumah kita jangan malem, dan akhirnya kita berangkat habis dzuhur, dan sebelum itu kita menghabiskan waktu kita untuk main billiard (dan akhirnya gue bisa tembak? bolanya hahaha) dan foto-foto ditempat nginep kita.

moral of story: lebih baik rental motor, karena enak kemana-kemana jadi gampang, dan naik ke Tebing gausah capek-capek jalan.

Sekian perjalanan yang sebenernya dari bulan Januari, tetapi karena lazy me on mode, jadi di pending mulu dan akhirnya selesai!


See you guys on my next journey!


Anna
xox



You Might Also Like

0 comments